PORTALBOGOR, Nanggung - Kerja keras Tim SAR gabungan dari PT Antam Pongkor, BPBD Kabupaten Bogor, Polisi dan TNI berhasil mengevakuasi dua korban yang terjebak di dalam lubang galian emas.

Dua korban yang berhasil dievakuasi tersebut berasal dari Kampung Urug Desa Urug Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

Keduanya diketahui bernama Jaka, warga Kampung Urug Lebak Coet RT02 RW03 Desa Urug, dan Edi, warga Kampung Anyar RT06 RW02 Desa Urug.  

Untuk mengevakuasi kedua korban, salah satu anggota Tim SAR bahkan mengalami luka, akibat tertimpa bebatuan yang runtuh.

Kedua korban yang berhasil dievakuasi itu pun langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Urug Kecamatan Sukajaya untuk diserahkan ke pihak keluarga dan makamkan, Minggu (18/01/2026) dinihari.

Sopir Mobil Siaga Desa Urug, Piyan membenarkan jika dua korban asap tambang PT Antam berhasil dievakuasi dan diserahkan pada keluarga.

"Iyah benar, malam ini baru ada dua korban yang berhasil dievakuasi. Tapi empat orang lagi belum berhasil dievakuasi,” ujar Piyan.

Dengan dievakuasinya dua korban warga Desa Urug ini, maka jumlah korban yang meninggal sudah mencapai 10 orang.

Kesepuluh korban tewas tersebut berasal dari Kecamatan Sukajaya, Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Nanggung.