PORTAL BOGOR, Leuwiliang - Sekolah kejuruan kebanggaan warga Bogor bagian barat, yakni SMKN 1 Leuwiliang diduga dibangun di atas lahan milik warga.

 

Sekolah yang dibangun menggunakan dana CSR PT Astra tersebut, diduga berdiri di atas lahan milik warga bernama Kamsi.

 

Kasus tersebut mulai mencuat kembali saat Kamsi ditemui wartawan dan menceritakan perihal tanahnya yang dipakai oleh Pemkab Bogor.

 

Kamsi mengatakan, dirinya memiliki lahan seluas 2,5 ha di Desa Leuwimekar Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.

 

Tanah tersebut memiliki legalitas berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan pada tahun 1995 lalu.