PORTALBOGOR.COM, BOGOR - Pada tanggal 20 November 2023, telah terlaksana aksi demonstrasi mengenai jam oprasional Dump Truck dan Mega Proyek Jalur Tambang Quary yang tak kunjung usai di wilayah Kecamatan Parung Panjang, Cigudeg, Rumpin Kabupaten Bogor.
Diketahui bahwa aksi demontrasi tersebut diikuti oleh ribuan masyarakat di halaman Kantor Kecamatan Parungpanjang.
Peristiwa itu menuai respon dari aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yakni Nana Mulyana sebagai Kabid Hikmah Politik dan Kebijakan Publik PC IMM Bogor Raya.
Nana mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan simbol amarah masyarakat karena bertahun-tahun lamanya mega proyek jalur tambang yang berada di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg, Rumpin Kabupaten Bogor tak kunjung usai.
"Tentu dengan kondisi seperti itu masyarakat marah besar, dan mulai menunjukan "taringnya" untuk memperjuangkan haknya," ujar Nana Mulyana kepada awak media portalbogor.com pada Jumat, 24 November 2023.
Selain itu, angkutan kendaraan Dump Truck yang melintasi jalanan umum tentunya amat mengganggu aktivitas masyarakat, hingga kerap kali memakan banyak korban.
"Sudah puluhan kali kami dari PC IMM Bogor Raya melakukan aksi dengan tuntutan yang sama di Gedung Tegar Beriman. Namun, perjuangan tersebut bak karang dihantam ombak, beberapa hari kendaran raksasa mobil Dump Truck tertib, tapi tak lama banyak pelanggar jam oprasional Dump Truck lagi setelah beberapa hari aksi yang kami gelar, dan mega proyek jalur tambang pun tak kunjung dituntaskan," tandas Nana.

Terlebih jam operasional mobil Dump Truck telah banyak melanggar aturannya, sebagaimana yang sudah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) No. 120 Tahun 2021.
"Tentu saya amat geram atas kondisi seperti itu, dimana para pejabat yang harusnya mewakili rakyat? Apa harus banyak korban yang meninggal dunia lagi? Tentu nyawa manusia tidak semurah itu," tegasnya.