PORTALBOGOR.COM, JASINGA - Hampir ribuan warga Desa Pangradin Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor, berbondong-bondong menuju kawasan puncak Gunung Pangradin pada Sabtu, 11 November 2023.
Didampingi Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, yakni Polsek Jasinga bersama Koramil 0621-24 Jasinga, ribuan warga Pangradin beranjak sedari pagi.
Keberangkatan ribuan warga Pangradin yang didampingi APH setempat tidak lain untuk menghentikan aktivitas yang diduga aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI).
Di mana, aktivitas PETI tersebut sudah berdampak pada lingkungan, yakni tercemarnya sumber mata air yang digunakan warga Pangradin dalam memenuhi kebutuhan air.
Sebagai informasi, keberangkatan ribuan warga Pangradin tersebut tampak dipimpin langsung oleh Kapolsek Jasinga yakni AKP Jony Handoko, Kades Pangradin yaitu Deni Setiabudi, dan Koramil Jasinga.

Sebelumnya telah disampaikan bahwa adanya aktivitas yang diduga Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang tidak menggunakan prinsip pertambangan yang baik di wilayah Gunung Pangradin telah membuat warga Desa Pangradin geram.
Pasalnya, keberadaan PETI yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial telah menimbulkan keresahan bagi warga Desa Pangradin lantaran sumber air bersih mulai terancam.
Sehingga masyarakat Desa Pangradin menuntut pihak berwenang untuk segera menghentikan aktivitas PETI yang dinilai mengancam.
Pihak pemerintah setempat pun telah menerima laporan tentang penggunaan yang diduga bahan kimia merkuri dalam pengolahan emas pada PETI tersebut.