PORTALBOGOR.COM, CISARUA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Subagiyo selaku Ketua periode 2018-2024, kembali melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk kali keduanya yang dilaksanakan di Wisma Pesona Anggraini Cisarua pada 20-21 Desember 2023.

Rakerda yang diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota PWI berjumlah kurang lebih 76 orang, dengan bertemakan "Menuju Wartawan Berkompeten, Berintegritas dan Profesional".

Dalam sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Bogor mengatakan, dirinya pertama-tama mengapresiasi atas terselenggaranya Rakerda yang dilaksanakan oleh Panitia yang dikomandoi oleh Susanto alias Santo selaku Pimpinan Media dari beritasatoe.com itu.

Menurutnya, terlaksana acara Rakerda itu juga tak terlepas dari bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yakni Bupati Bogor Iwan Setiawan, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Burhanudin, serta pihak-pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu.

"Terima kasih panitia, khususnya kepada Ketua Panitia dan jajarannya yang telah berupaya keras untuk terselenggaranya Rakerda PWI Kabupaten Bogor Tahun 2023 ini," ucap Ketua PWI Kabupaten Bogor pada Rabu (20/12).

"Dan tak lupa saya sampaikan terimas kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkenan membantu demi terhelatnya Rakerda PWI Kabupaten Bogor tahun 2023 ini," kata Subagiyo.

Ia menjelaskan, Rakerda yang bertemakan "Menuju Wartawan Berkompeten, Berintegritas dan Profesional" tersebut tidak hanya sekedar tema belaka. Karena sejauh ini, apa yang telah dilaksanakan PWI Kabupaten Bogor telah memberi pemahaman kepada pihak-pihak Pemerintah terkait, seperti melalui giat rutin yakni Safari Jurnalistik.

Dimana, dalam giat itu PWI Kabupaten Bogor memberikan pemahaman dalam kode etik kejurnalistikan maupun saat pihak-pihak instansi menghadapi teman-teman wartawan dalam kesehariannya.

"Insha Allah, untuk seluruh anggota dan pengurus PWI Kabupaten Bogor sendiri sudah profesional, karena 99,9 persen anggotanya telah mengikuti OKK (Orientasi Keprofesian Kewartawanan) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang keduanya merupakan syarat utama bila ingin menjadi anggota PWI diseluruh Indonesia," tegasnya.