PORTAL BOGOR, Nanggung - Dalam rangka mencari titik terang akibat sering keruhnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikaniki, PT Antam UBPE Pongkor mengelar operasi gabungan dan penertiban kegiatan Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di areanya, Kamis (22/06/2023).
Kegiatan operasi gabungan tersebut dilakukan selama tiga hari bersama Satpol PP Kecamatan Nanggung, Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan Polisi Hutan (Polhut).
Sugeng Suprayogi, Koordinator Keamanan PT Antam UBPE Pongkor menuturkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dalam rangka penertiban PETI di wilayah PT Antam.
"Ini merupakan operasi gabungan skala kecil yang mana hari ini merupakan kegiatan operasi terakhir yang kita lakukan selama tiga hari," ucapnya.
Adapun titik lokasi penyisirannya, lanjut Sugeng, ada tiga titik yang ditelusuri oleh tim gabungan.
"Dihari pertama kita lakukan penyisiran mulai dari Sungai Cisuren sampai ke lokasi Sungai Cibenel, untuk hari kedua kita lakukan penyisiran ke wilayah Ciguha dan hari terakhir, hari ini kita lakukan penyisiran ke lokasi longsoran dan cepu," katanya.
Masih kata Sugeng, ia dan tim gabungan setelah melakukan operasi gabungan selama tiga hari kemarin, mendapati barang bukti keberadaan tambang emas ilegal.
Dalam operasinya, ia berhasil mengamankan sejumlah peralatan PETI dan beberapa titik lubang tambang ilegal.
"Hasil dari penyisiran kita selama tiga hari ini, yang mana dihari pertama kita temukan alat pendukung PETI yang kita amankan dan musnahkan diantaranya dudukan gelundungan dan gelundungan, terus kita temukan juga beberapa saung yang mana kita tertibkan dan beberapa lobang yang langsung kita tutup," ungkap Sugeng. (Andi Suprihadi)