PORTALBOGOR.COM, LEUWILIANG - Reses anggota DPRD Kabupaten Bogor pada masa sidang I (satu) tahun 2023 mencuatkan banyak ragam usulan dan pertanyaan di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Senin, 04 Desember 2023.
Salah satu dari sekian banyak usulan maupun pertanyaan para tamu undangan yang hadir, Aan Triana Al Muharom menyoroti soal pemulihan pasca bencana di Puraseda dan wilayah Kabupaten Bogor bagian barat.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi III dari Fraksi Partai Golkar itu menyoroti lantaran Aan Triana Al Muharom menilai banyak hal mendasar yang menjadi perhatian masyarakat namun belum ada perbaikan.
"Pada recovery (pemulihan) pasca bencana sangatlah penting, dimana usai kita meninjau lokasi beberapa waktu lalu, banyak lahan pertanian yang luluh lantak pasca bencana alam banjir dan longsor," ungkap Aan seperti dikutip portalbogor.com dari pemaparannya didepan forum reses pada Senin (04/12).
"Penting dipertanyakan kepada Kades setempat, apakah sudah ada destana dan mitigasi bencana? Kalau belum, kami akan bantu komunikasikan ke Pemerintah Daerah," tegas Aan Triana Al Muharom.
Tidak hanya itu, Politisi asal Partai Golkar yang saat ini kembali maju menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan wilayah V (Lima) itu pun menyoroti permasalahan tanah Adat dan perhutanan sosial.
“Ada beberapa aspirasi dari masyarakat Puraseda dan Purasari ketika itu, salah satunya adalah tanah adat yang belum jelas statusnya," tukas Aan Triana Al Muharom.
Sementara itu luluh lanta pasca bencana alam banjir dan longsor di Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang pun disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Agus saat sesi tanya forum reses digelar.

"Iya memang di Desa Purasari ini menjadi wilayah desa rutinitas (mengalami) pasca bencana setiap tahunnya. Apalagi didaerah musim-musim hujan," kata Agus.