PORTALBOGOR.COM, CIGUDEG - Jajaran Pemerintah Kementrian dan ATR/BPN Kabupaten Bogor bersama Provinsi Jawa Barat telah berhasil merealisasikan sebanyak 51 sertifikat kepemilikan bagi para penerima Hunian Tetap di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang diserahkan pada Jumat, 19 Januari 2024.
Acara penyerahan sertifikat dihadiri oleh Menteri ATR/BPN yakni Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, Ombudsman RI, PJ Gubernur Bey Triadi Machmudin, PJ. Bupati Asmawa Tosepu, Kajari Kabupaten Bogor Sri Kuncoro, Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Wilayah 1, serta perwakilan dinas dari BPKAD, DPKPP, BPBD, PUPR, dan Muspika Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sertifikat hak guna bangunan (HGB) diserahkan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tahun 2020.
Kerjasama dengan PTPN VIII yang melepas tanahnya sekitar 52,8 hektare, yang kini memiliki status hak pengelolaan oleh Kabupaten Bogor, telah membuat realisasi sertifikat tersebut menjadi mungkin.
"Sertifikat ini hadir (dari) kerjasama PTPN VIII yang melepas tanahnya kurang lebih sekitar 52,8 hektare dan sudah ber setatus hak pengelolaan Kabupaten Bogor," ujar Menteri ATR/BPN pada Jumat (19/01).

Hadi Tjahjanto berharap agar masyarakat merawat sertifikat tersebut dengan baik, dan menyadarkan bahwa sertifikat juga dapat meningkatkan ekonomi melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menegaskan bahwa sertifikat tersebut tidak dapat dijual belikan, namun dapat digunakan sebagai hak tanggungan untuk keperluan usaha.
"Saya ingatkan juga usaha ini adalah usaha yang bersifat produktif. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.
"Sertifikat ini tidak dapat dijual belikan. Tapi untuk usaha, untuk hak tanggungan bisa," tegas Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto.
PJ Gubernur Bey Triadi Machmudin menyatakan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada korban bencana alam banjir dan longsor tahun 2020.