PORTALBOGOR.COM, KOTA BOGOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor resmi melantik 204 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kota Bogor dan Gubernur Jawa Barat 2024 pada Minggu, 26 Mei 2024.
Pelantikan ini merupakan langkah strategis dalam persiapan Pilkada, dimana Kota Bogor memiliki peran penting meski bukan daerah dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Jawa Barat.
Ketua KPU Jawa Barat yakni Ummi Wahyuni menegaskan pentingnya Kota Bogor dalam kontestasi politik di wilayah tersebut. Apalagi sebagai daerah penyangga Ibukota dan tempat kediaman Presiden Jokowi, Kota Bogor memiliki posisi yang strategis.
Oleh karena itu, Ummi mengingatkan seluruh anggota PPS untuk bekerja sesuai dengan Undang-Undang dan aturan yang berlaku, serta menjaga netralitas tanpa terafiliasi dengan calon mana pun.
Koordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) lingkup Kota Bogor juga turut disampaikan oleh Ketua KPU Jawa Barat demi kelancaran proses Pilkada.
"Kami sangat yakin pelaksanaan Pilwalkot dan Pilgub di Kota Bogor memiliki peran yang sangat penting untuk suksesnya Pilkada di Jawa Barat. Makanya saya meminta semua pihak untuk saling koordinasi," kata Ummi yang dikutip portalbogor.com dari laman rri.co.id pada Senin (27/5).
Ketua KPU Jawa Barat juga menggarisbawahi pentingnya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan gembira, sesuai dengan tagline Pilkada Jawa Barat.
Di sisi lain, Ketua KPU Kota Bogor yaitu M. Habibi Zaenal Arifin, mengungkapkan bahwa dari 204 anggota PPS yang dilantik, 60 persennya merupakan wajah baru, sementara 40 persen lainnya adalah anggota yang sudah berpengalaman dari Pemilu sebelumnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan adanya regenerasi dalam penyelenggaraan Pemilu di Kota Bogor.