PORTALBOGOR.COM, PARUNG PANJANG - Dengan membawa kendaraan angkutan tambang yang dimilikinya, sejumlah sopir truk tambang atau truk tronton menggelar aksi demo ditengah Jalan Raya Parung Panjang sejak pukul 20.00 WIB Jum'at, 8 Desember 2023.

Akibat aksi demo tersebut, Jalan Raya Parung Panjang menjadi macet total. Bahkan dampak kemacetan parah itu masih terjadi hingga Sabtu pagi (9/12/2023). Puluhan kendaraan truk tronton masih terlihat berjejer di jalan yang dengan sengaja ditinggalkan oleh para sopir.

Informasi yang dihimpun redaksi portalbogor.com ini dari berbagai sumber menyebutkan, aksi demo para sopir itu karena mereka tidak terima dengan kebijakan pembatasan jam operasional khusus truk tambang. Sehingga ratusan sopir truk tronton melakukan blokir jalan di Jalan Raya Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

"Aksi demo para sopir itu dilakukan sejak semalam, para sopir ini memblokir jalan dan ada juga aksi membakar ban. Arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang karena macet total," ungkap Engkus (38) seorang warga yang dikutip awak media portalbogor.com pada Sabtu (09/12).

Aksi demo para sopir menutup jalan dengan kendaraan truk tambang ini dipicu oleh larangan melintas bagi kendaraan angkutan tambang baik kosongan atau isi pada saat-saat yang ditentukan yang dianggap merugikan usaha para sopir.

"Kami juga warga masyarakat, punya hak yang sama. Ingin usaha berjalan lancar buat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi keluarga dirumah," cetus seorang sopir truk tronton yang enggan namanya dituliskan.

Berdasarkan data dan informasi yang didapat, bahwa pihak Asosiasi Transporter Tanggerang Banten (ATTB) telah memberi surat pemberitahuan resmi akan adanya giat aksi demo para sopir ke Forkopimcam Parung Panjang.

Dalam isi surat tersebut, ATTB menyebut bahwa aksi demo sopir truk tronton ini sebagai keprihatinan kondisi sulit yang dialami saat ini oleh para sopir tronton. Dalam surat tersebut juga dituliskan jika tuntutan para sopir tidak ditindaklanjuti maka akan ada demo sopir lebih besar.

Sedangkan Kapolsek Parung panjang Polres Bogor yakni Kompol DR Suharto SH MH, yang dikonfirmasi soal aksi demo serta dampak kemacetan total yang terjadi hanya memberi jawaban singkat.