PORTAL BOGOR, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama IDI Wilayah Lampung dan IDI Cabang Lampung Barat menaruh perhatian pada kasus dua dokter jaga yang mendapat penganiayaan dari keluarga pasien di Lampung Barat.

IDI akan memberikan pendampingan hukum kepada dua dokter jaga dalam proses hukum nanti.

“Saya menerima laporan kejadian tersebut dari salah satu dokter korban di Puskesmas Fajar Bulan pada hari Minggu tanggal 23 sekitar pukul 09.00 pagi," kata Ketua IDI Cabang Kampung Barat, dr Iman Hendarman, SpA, Mkes.

Lebih lanjut Iman Hendarman mengatakan, mengetahui kejadian tersebut, dirinya langsung menarik kedua dokter tersebut dari Puskesmas Fajar Bulan ke Liwa.

"Saya berinisiatif untuk menarik kedua dokter tersebut dari Puskesmas Fajar Bulan ke Liwa. Hal ini untuk menjamin keselamatan mereka," katanya 

Setelah memastikan kedua dokter tersebut dalam keadaan aman, ujar Iman Hendarman, pihaknya langsung berkoordinasi dengan  Reskrim Polres Lampung Barat untuk dapat mempercepat proses pemenuhan pemeriksaan.

"Setelah itu kita siapkan barang bukti, baik video, visum dan lainnya. Hal ini agar proses hukum bisa segera dilaksanakan," jelas Iman Hendarman.

Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Lampung, dr Josi Harnos, MARS, menegaskan, bahwa kekerasan terhadap tenaga kesehatan tidak boleh dibiarkan. 

“Hal ini dapat mengganggu proses distribusi para dokter dan tenaga kesehatan di wilayah terpencil karena merasa tidak terjamin keamanannya dan perlindungan hukumnya apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dr Josi Harnos.