PORTALBOGOR.COM, BOGOR - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memaparkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid dengan mencapai 4,94% yang melebihi negara-negara maju, bahkan melampaui Amerika.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah 2024 secara virtual, Tito Karnavian juga menyoroti pertumbuhan ekonomi provinsi, dengan mencatat performa luar biasa Maluku Utara diatas rata-rata nasional.
Tito menekankan bahwa dalam hal inflasi, Indonesia menempati peringkat ke-53 terendah dari 186 negara di dunia.
Di kategori negara G20, Indonesia menempati peringkat tujuh terendah, unggul atas 16 negara termasuk Jepang dan Amerika yang memiliki tingkat inflasi lebih tinggi.
Angka inflasi di Desember 2023 mencapai 2,61%, mengalami penurunan dari 2,86% pada bulan sebelumnya.
“Jadi berita baiknya, inflasi kita relatif terjaga, namun jangan sampai terlena karena tren bulan ke bulannya ada peningkatan sehingga perlu ada langkah-langkah yang diambil,” terang Tito pada Rabu, 03 Januari 2024.

Mendagri menyoroti kompleksitas tugas mengelola Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan keempat terbesar di dunia.
Meskipun demikian, Indonesia mampu mengendalikan inflasi, sebuah aspek vital untuk stabilisasi harga bahan pangan.
Tito Karnavian menegaskan pentingnya terus berupaya mengendalikan inflasi untuk menghindari gejolak politik dan keamanan yang sering kali dipicu oleh masalah pangan.