PORTALBOGOR.COM, BOGOR - Aliansi Masyarakat Kecamatan Cigudeg dan Parung Panjang Bersatu (AMCPB) mendesak Bupati Bogor dan Penjabat (PJ) Gubernur Provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan tol khusus tambang sampai akhir tahun 2024 pada Senin, 27 November 2023.
Tuntutan tersebut dilayangkan AMCPB kepada Iwan Setiawan selaku Bupati Bogor dan Bey Triadi Machmudin selaku PJ Gubernur Jabar untuk segera merealisasikan percepatan pembangunan akses jalan khusus tambang kendaraan drum truck.
Diketahui sebelumnya masyarakat Kecamatan Cigudeg dan Parunpanjang telah lakukan audiensi bersama Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Kepala Resor Polisi Hutan (KRPH) Perhutani Parung Panjang, Camat Cigudeg serta jajarannya, Kapolsek, Danramil, Satpol PP dan Kadishub Kabupaten Bogor di Kampung Caringin, Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang pada Senin, 27 November 2023.
Pada musyawarah tersebut, menghasilkan tuntutan soal jam tayang Drum Truck pengangkut kendaran mobil galian C.

Musyawarah itu pun disaksikan oleh para pengusaha transporter, pemilik Quarry beserta para pemilik kendaraan, hingga membahas tinjauan Perbup Nomor 120 Tahun 2021 yang direvisi menjadi Perbup Nomor 56 Tahun 2023 terkait jam tayang kendaraan drum truck.
AMCPB juga mendesak Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Penjabat PJ Gubernur Bey Triadi Machmudin untuk segera menyikapi tuntutan mereka.
Achmad Gojali atau yang biasa akrab disapa Bule selaku Sekertaris Jendral Asosiasi Transporter Tangerang Bogor (ATTB) sekaligus tokoh masyarakat Cigudeg dan Parungpanjang turut membenarkan atas pertemuan dan musyawarah itu.

"Untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Khusus Tambang sampai akhir Tahun 2024," ungkap Achmad Gojali kepada awak media portalbogor.com pada Senin (27/11).
"Serahkan pembangunan jalan tol khusus tambang ke Pemerintah Pusat melalui Menteri PUPR," ungkapnya.